Jumat, 24 September 2021

Pengaruh TIK terhadap Dunia Pendidikan di Indonesia

     DAMPAK TEKNOLOGI     TERHADAP  PENDIDIKAN


seiring dengan perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari kita sering jumpai adanya 

pemanfaatan dari perkembangan Teknologi dalam dunia pendidikan, seperti yang sering dilakukan oleh guru atau 

dosen yaitu mengkombinasikan alat teknologi dalam peroses pembelajaran. Namun demikian, teknologi itu tidak 

hanya mendatangkan manfaat positif, melainkan juga akan dapat mendatangkan dampak negatif, perkembangan ilmu 

pengetahuan dan teknologi berdampak positif dengan semakin terbuka dan tersebarnya informasi dan pengetahuan 

dari dan ke seluruh dunia menembus batas ruang dan waktu. Dampak negatifnya yaitu terjadinya perubahan perilaku, 

etika, norma, aturan, atau moral kehidupan yang bertentangan dengan etika, norma, aturan, dan moral kehidupan yang ada pada masyarakat

PENDAHULUAN

Seiring dengan kemajuan teknologi yang 

mengglobal telah terpengaruh dalam segala 

aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, 

kebudayaan, seni dan bahkan di dunia pendidikan. 

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa 

kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan 

teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan 

ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan 

untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan 

manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta 

sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas 

manusia, khusus dalam bidang teknologi informasi 

sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa 

oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam 

dekade terakhir ini. Namun demikian walaupun 

pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan 

manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan 

digunakan untuk hal negatif.  


    PENGARUH POSITIF TEKNOLOGI  TERHADAP       DUNIA PENDIDIKAN

Pengembangan dan penerapan teknologi
informasi juga bermanfaat untuk pendidikan
(Suripto dkk, 2014: 3), antara lain:


a. Munculnya Media Massa, khususnya media
elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat
Pendidikan. Seperti jaringan Internet, Lab.
Komputer Sekolah dan lain-lain.
Dampak dari hal ini yaitu guru bukanlah satu-
satunya sumber ilmu pengetahuan, sehingga
siswa dalam belajar tidak perlu terlalu terpaku
terhadap Informasi yang diajarkan oleh guru,
tetapi juga bisa mengakses materi pelajaran
langsung dari Internet, olehnya itu guru disini
bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga
sebagai pembimbing siswa untuk mengarahkan
dan memantau jalannya pendidikan, agar
siswa tidak salah arah dalam menggunakan
Media Informasi dan Komunikasi dalam
pembelajaran.


b. Munculnya metode-metode pembelajaran yang
baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam
proses pembelajaran.
Dengan kemajuan Teknologi terciptalah
metode-metode baru yang membuat siswa
mampu memahami materi-materi yang
abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan
Teknologi bisa dibuat abstrak, dan dapat
dipahami secara mudah oleh siswa.


c. Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap
muka.
Selama ini, proses pembelajaran yang kita
kenal yaitu adanya pembelajaran yang
disampaikan hanya dengan tatap muka
langsung, namun dengan adanya kemajuan
teknologi, proses pembelajaran tidak harus
mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa
juga menggunakan jasa pos Internet dan lain-
lain.


d. Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian
yang menggunakan pemamfaatan Teknologi.
Dulu, ketika orang melakukan sebuah
penelitian, maka untuk melakukan analisis
terhadap data yang sudah diperoleh harus
dianalisis dan dihitung secara manual. Namun
setelah adanya perkembangan IPTEK, semua
tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan
manual dan membutuhkan waktu yang cukup
lama, menjadi sesuatu yang mudah untuk
dikerjakan, yaitu dengan menggunakan media
teknologi, seperti Komputer, yang dapat
mengolah data dengan memamfaatkan berbagai
program yang telah di install kan.


e. Pemenuhan kebutuhan akan fasilitas pendidikan
dapat dipenuhi dengan cepat.
Dalam bidang pendidikan tentu banyak hal
dan bahan yang harus dipersiapkan, salah satu
contoh, yaitu; Penggandaan soal Ujian, dengan
adanya mesin foto copy, untuk memenuhi kebutuhan akan jumlah soal yang banyak
tentu membutuhkan waktu yang lama untuk
mengerjakannya kalau dilakukan secara
manual. Tapi dengan perkembangan teknologi
semuanya itu dapat dilakukan hanya dalam
waktu yang singkat. Khususnya dalam kegiatan
pembelajaran, ada beberapa manfaat yang
dapat diperoleh dari perkembangan IPTEK,
yaitu: 1) Pembelajaran menjadi lebih efektif dan menarik. 2) Dapat menjelaskan sesuatu yang sulit / Kompleks. 3) Mempercepat proses yang lama. 4) Menghadirkan peristiwa yang jarang terjadi. 5) Menunjukkan peristiwa yang berbahaya atau diluar jangkauan.

   PENGARUH NEGATIF TEKNOLOGI  TERHADAP     DUNIA PENDIDIKAN

Di samping dampak positif yang ditimbulkan
oleh perkembangan IPTEK, juga akan muncul
dampak negatif yang akan ditimbulkan oleh
perkembangan IPTEK dalam proses pendidikan,
(Sudibyo, 2011:182) antara lain:
1. E-learning yang dapat menyebabkan
pengalihfungsian guru dan mengakibatkan
guru jadi tersingkirkan, atau juga menyebabkan
terciptanya individu yang bersifat individual
karena system pembelajaran dapat dilakukan
dengan hanya seorang diri. Bahkan
dimungkinkan etika dan disiplin peserta didik
susah atau sulit untuk diawasi dan dibina,
sehingga lambat laun etika dan manusia
khususnya para peserta didik akan menurun
drastis, serta hakikat manusia yang utama yaiu
sebagai makhluk sosial akan tergerus.
2. Seringnya mengakses internet dikhawairkan
siswa/mahasiswa bukannya benar-benar
memanfaatkan teknologi informasi dengan
optimal, tetapi malah mengakses hal-hal
yang tidak baik, seperti pornografi, game
online. Bahkan dapat terkena cyber-relational
addiction ialah keterlibatan yang berlebihan
pada hubungan yang terjalin melalui internet
(seperti melalui chat room dan virtual affairs)
sampai kehilangan kontak dengan hubungan-
hubungan yang ada dalam dunia nyata.
3. Peserta didik bisa terkena information overload,
yakni menemukan informasi yang tidak habis-
habisnya yang tersedia di internet, sehingga
rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk
mengumpulkan dan mengorganisir informasi
yang ada, yang akhirnya dapat membuat
seseorang kecanduan, terutama menyangkut
pornografi dan dapat menghabiskan uang
karena hanya untuk melayani kecanduan
tersebut.
4. Pelajar atau juga mahasiswa menjadi pecandu
dari keberadaan dunia maya secara berlebihan.
Hal ini bisa terjadi ketika siswa/mahasiswa
tidak memiliki sikap skeptic serta kritis
terhadap sesuatu hal yang baru. Apalagi dalam
konteks dunia maya (internet) mereka secara
tidak langsung telah masuk di dalam dunia
yang over free, maka sangat penting adanya
kedua sikap di atas untuk menjadi benteng atau
filter dari segala sumber informasi yang ada.
Selain itu, yang tidak kalah pentingnya ialah
perhatian dari orang tua juga sangat berperan
dalam menanamkan nilai-nilai tentang sebuah
norma agama sebagai landasan hidup.
5. Tindakan kriminal (Cyber Crime). Di dalam
dunia pendidikan hal ini dapat terjadi, misalnya
pencurian dokumen atau asset penting tentang
sebuah tatanan pendidikan yang sesungguhnya
dirahasiakan (dokumen mengenai ujian akhir
atau negara) dengan media internet.
6. Menimbulkan sikap yang apatis pada masing-
masing individu, baik bagi pelajar/siswa/
mahasiswa maupun pengajar/guru/dosen.
Hal ini dapat dilihat misalnya pada system
pembelajaran yang bersifat virtual maupun
e-learning. Di mana system pembelajaran
yang tidak saling bertemu antara peserta didik
dengan pengajar, maka dapat terjadi peserta
didik kurang aktif dalam sistem pembelajaran
dan hasilnya tidak maksimal (Asmani, 2011:
149)

KESIMPULAN

Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang
terus, bahkan dewasa ini berlangsung dengan pesat.
Perkembangan itu bukan hanya dalam hitungan
tahun, bulan, atau hari, melainkan jam, bahkan
menit atau detik, terutama berkaitan dengan
teknologi informasi dan komunikasi yang ditunjang dengan teknologi elektronika. Pengaruhnya
meluas ke berbagai bidang kehidupan, termasuk
bidang pendidikan. Pengaruh perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat ini
memberikan dampak positif dan dampak negatif.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
berdampak positif dengan semakin terbuka dan
tersebarnya informasi dan pengetahuan dari dan ke
seluruh dunia menembus batas ruang dan waktu.
Dampak negatifnya yaitu terjadinya perubahan
perilaku, etika, norma, aturan, atau moral kehidupan
yang bertentangan dengan etika, norma, aturan,
dan moral kehidupan yang pada masyarakat.
Menyikapi keadaan ini, maka peran pendidikan
sangat penting untuk mengembangkan dampak
positif dan memperbaiki dampak negatifnya.

Upaya mengatasi dampak negatif
pemanfaatan teknologi informasi di dunia
pendidikan dengan cara:

A) Mempertimbangkan
pemakaian teknologi informasi dan komunikasi
dalam pendidikan khususnya untuk anak di bawah
umur, 
B) Tidak menjadikan teknologi informasi
dan komunikasi sebagai media atau sarana satu-
satunya dalam pembelajaran, dalam arti misalnya
tidak hanya men-download e-book, tetapi tetap
membeli buku-buku cetak sebagai referensi,
C) Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi
secara optimal tetapi tanpa menghilangkan etika, 
D) Pemerintah harus peka dalam memfilter/menyaring
informasi yang dapat diakses oleh peserta didik,
E) Menegakkan fungsi hukum yang berlaku, misalnya
pembentukan cyber task yang bertugas untuk
menentukan standar operasi pengendalian dalam
penerapan teknologi informasi, meliputi keamanan
teknologi, sistem rekap data, serta fungsi pusat
penanganan penyalahgunaan dibawah umur,
F) Menghindari penggunaan telepon selular berfitur
canggih oleh anak-anak di bawah umur dan lebih
mengawasi pemakaiannya

TUGAS PRAKTIKUM 3 kd 2.1

      Alamat web berdasarkan hasil pencarian dan pelacakan di search engine google adalah ; 1)https://id.wikipedia.org/wiki/Komputer 2)https...